Seribu Satu Malam Mata Pena

By : rere - LibMagz, 2016-11-16 10:57:58+07

mata-pena.jpg

Biasanya di atas jembatan aku menemukan impian, aku mengenalnya seperti menghapal bola-bola warna-warni yang sulit untuk kupilih
warna apa sesungguhnya yang kelak aku simpan di dalam mataku

jelas aku akan terlena di manjakan lenturan yang berpantul dari satu dinding ke dinding lainnya
Dan warna-warna mulai beracak merayu kehadiran gambar impianku

dari yang bermatahari sampai yang mengapung di tengah-tengah malam

bola-bola akan terus berputar sampai aku tertidur memeluk satu dari warna yang tak sengaja jatuh di mataku

seperti tinggi rendahnya mengingatmu dengan kenangan-kenangan sederhana di sebuah kotak kaca begitu jelas kutatap tapi sulit kusentuh

kugambarkan saja melebihi decak tepuk kunang-kunang yang memadati pesta sunyi di jalan menuju rumahmu

aku pun menciumi perjalanan dengan banyak impian yang bergelantung di butir debu-debu

seperti beberapa bocah berambut merah jagung yang tak pernah mengenal taman bermain
terlalu berat mengingat hari ulang tahun, namun langgeng mengajarkan senyum
tanpa harus bertaruh dengan air mata

Aku merasakan beberapa impian yang tak dapat kusadur ketubuh puisi
impian kecil terindah dari warna-warni yang terlepas dari genggaman para peri di halaman lamunku

ini impian tentangmu...

tarian lambaian jemari
lekuk senyum
dan angin yang tersuruk bebas di bisik keningmu

aku menemukan impian di atas jembatan, jembatan yang mempertemukan letup tatapan seperti dua kota yang begitu diam

tak terusik, teramat resik

satu di mataku
satu di matamu

 

* Bentang Elang Langit *

#puisi #mata pena #fiksi #diksi #prosa #curhat #kangen #gambaran #impian #harapan #kosong
3 years ago, by rere
Category : PERNIK

Artikel/Berita Terkait :

Kontak Informasi LibMagz.com

Redaksi : info[at]libmagz.com
Follow Us :