Percayalah, Masalah Skripsi Tidak Ada Apa-apanya Dibanding Kehidupan Nyata

By : coki - LibMagz, 2017-02-03 17:20:36+07

LibMagz.com - Bagi Mahasiswa pasti sudah tidak asing dengan yang namanya skripsi, khususnya mahasiswa tingkat akhir. Memang tidak mudah mengerjakan skripsi, tapi mau tidak mau harus dikerjakan demi menggapai gelar sarjana. Bisa dibilang skripsi itu momok yang paling menakutkan bagi mahasiswa.

Percayalah, Masalah Skripsi Tidak Ada Apa-apanya Dibanding Kehidupan Nyata.jpgkaskus.co.id

Pasti sudah sering dengar orang galau karena skripsi kan ya? Karena materi lah, karena halangan ini itulah, karena terus direvisi lah, karena dosen pembimbing dan lain sebagainya. Sebenarnya skripsi itu sama sekali tidak ada apa-apanya dibandingin dengan banyak hal di kehidupan nyata. Ini beberapa alasannya, check this out:

 

  1. Masih gemetar hadapi dosen pembimbing? Hayo, gemetaran mana sama menghadapi calon mertua?

 

Dosen pembimbing itu punya tugas untuk membimbing bukan menerkam atau mencakar, coba bandingkan dengan calon mertua yang punya tanggung jawab untuk melindungi anaknya dan memastikan anaknya mendapatkan pasangan yang terbaik. Seram yang mana?

 

  1. Bingung menentukan judul skripsi? Bingung mana, menentukan masa depan dengan pasangan dan calon anak-anak Sobat LibMagz?

 

Mengaku habis bergelas-gelas kopi dan tongkrongan sana sini untuk mendapatkan inspirasi judul skripsi? Sobat LibMagz tidak dapat menggunakan alasan itu dalam menghabiskan waktu menemukan jalan keluar terbaik untuk calon keluarga Sobat LibMagz nanti. Waktu keburu habis, kantong keburu kempes!

 

  1. Males mengerjakan revisi yang banyak? Bayangkan jika Sobat LibMagz pulang kerja dan sampai rumah masih banyak yang perlu diselesaikan.

 

Revisi itu untuk kepentingan Sobat LibMagz juga, makin berkurang revisi dalam skripsi maka makin bagus nilainya. Ini berguna bagi Sobat LibMagz untuk belajar menyelesaikan banyak masalah yang bahkan itu bukan untuk kepentingan Sobat LibMagz sendiri.

 

  1. Sesungguhnya dilema antara fix janjian dengan dosen pembimbing atau jalan-jalan bareng teman itu tidak ada apa-apanya, dibandingkan dilema antara disuruh bos lembur atau dipaksa pasangan dan anak-anak pergi tamasya.

 

Bingung mau pilih jalan-jalan dengan teman-teman atau memenuhi janji dengan dosen pembimbing yang diajak menyamakan jadwal bimbingannya susahnya bukan main? Putuskan prioritas dengan tegas di atas hal-hal yang masih bisa Sobat LibMagz atur ke depannya. Sikap ini akan berguna dalam kehidupan Sobat LibMagz nanti jika terus terasah.

 

  1. Skripsi punya deadline yang pasti, jika tidak dipenuhi maka tidak akan lulus di semester tersebut. Sementara dalam kehidupan, Sobat LibMagz akan dihadapkan dengan berbagai ketidakpastian tapi tetap harus diselesaikan.

 

Titik akhirnya sudah jelas kok, hanya tinggal Sobat LibMagz yang bisa menjaga semangat atau motivasinya itu saja. Ada pelangi di akhir setiap badai kok. Tenang aja, hadapi satu per satu. Karena tingkat keganasan badai pun ada levelnya.

 

  1. Kesalahan dalam skripsi masih bisa direvisi sebelum bentuk final, paling hanya dapat teguran. Jika di kehidupan nyata? Jangan harap!

 

Dapat teguran dan mungkin olok-olok kecil dari dosen itu akan menguatkan mental Sobat LibMagz kok. Lagipula itu berguna agar Sobat LibMagz tidak mengulang kesalahan yang sama dan berkembang menjadi pribadi yang lebih baik. Kalau di luar sana? Masyarakat umum hanya mementingkan apakah tindakan Sobat LibMagz itu menguntungkan untuk mereka atau tidak. Jika tidak? Sumpah serapah akan enteng melayang. Kesalahan dalam skripsi adalah bentuk latihan agar siap dengan itu.

 

  1. Menghadapi para dosen penguji yang bertugas membimbing sekaligus menilai Sobat LibMagz itu tidak seberapa dibanding nantinya menghadapi para calon klien yang hanya peduli untuk keuntungannya.

 

Sama seperti masyarakat pada umumnya dengan kondisi yang lebih menekan dan menuntut, di dunia kerja atau usaha nanti, Sobat LibMagz akan menghadapi klien yang hanya memikirkan keuntungan yang semakin besar untuk mereka secara utama. Apakah Sobat LIbMagz mendapatkan untung juga atau sesuatu yang lain? Itu nomor sekian bagi mereka. Berbeda dengan para dosen pembimbing atau dosen penguji yang ingin membentuk dan menjamin Sobat LibMagz untuk siap menghadapi klien-klien seperti itu nanti.

 

Skripsi adalah salah satu bagian penting dalam hidup untuk belajar bertanggung jawab minimal untuk diri sendiri dan orang-orang yang telah berjuang untuk Sobat LibMagz kelak. Segala beban yang Sobat LibMagz rasakan selama mengerjakan skripsi itu tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan tantangan-tantangan hidup di masyarakat nanti. Sobat LibMagz hanya perlu percaya, jika mampu melewati ini, Sobat LibMagz akan jadi pribadi yang lebih siap bermasyarakat. Semangat dan bersiaplah!

 

Semoga bermanfaat. ^_^

 

Sumber: life.idntimes.com

(ck/libz)

#Skripsi #Masalah Skripsi #Kehidupan dan Skripsi #Kehidupan Nyata #Mahasiswa
2 years ago, by coki
Category : BERITA PILIHAN, OPINI DAN ARTIKEL, PENDIDIKAN

Artikel/Berita Terkait :

Kontak Informasi LibMagz.com

Redaksi : info[at]libmagz.com
Follow Us :