MHI Sumsel segera gelar Pendidikan Hijau

By : hans ang - LibMagz, 2016-12-22 23:37:40+07

MHI gelar pendidikan VIII.jpgPROGRESS, LibMagz.com- Mahasiswa Hijau Indonesia Sumatera Selatan terus tunjukan Eksistensi dan Komitmennya atas Lingkungan Hidup. Kali ini MHI sumsel dalam waktu dekat ini akan menggelar Pendidikan Anggota Angkatan VIII (red-ke delapan), kamis (22/12/2016).

Pendidikan ini rencananya akan dilaksanakan secara marathon, yaitu pendidikan hijau tingkat dasar yang akan dilaksanakan di Sekretariat MHI sumsel, Jalan Letnan Hadin No 1935 Kamboja KM 3.5 Kota Palembang, pada tanggal 24-25 Desember 2016 mendatang. Setelah itu pendidikan hijau tingkat lanjut akan dilaksanakan di Gunung Dempo, Pagar Alam, Sumatera Selatan, pada hari minggu tanggal 1 Februari 2017 mendatang.

MHI yang berlandaskan Ideology Lingkungan Kerakyatan (red-eco populism) ini, akan terus mengajak setiap Mahasiswa untuk bisa menjadi anggota dan bersama-sama memahami dan mengaplikasikan maksud lingkungan kerakyatan kepada masyarakat luas.

Ketika di konfirmasi, Rani selaku Ketua Mahasiswa Hijau Sumsatera Selatan memaparkan bahwa, tujuan dari kegiatan ini ialah menyatukan kekuatan mahasiswa khususnya yang berada di Sumatera Selatan, menjadikan dalam satu wadah organisasi lingkungan yang tidak hanya tahu, tetapi menyadari betul persoalan sebenarnya yang ada di masyarakat.

“Khususnya kelas bawah, seperti petani kecil, buruh tani, buruh pabrik dan lain sebagainya, sehingga mahasiswa tidak hanya bisa berteori, tetapi praktek langsung kedalam masyarakat dan lingkungan” ungkap Rani menjelaskan.

Sementara itu Dedek Chaniago selaku perwakilan MPA MHI atau singkatan dari Majelis Pertimbangan Anggota Mahasiswa Hijau Indonesia, yang didalamnya ialah anggota-anggota MHI yang sudah menyelesaikan pendidikannya baik di MHI sendiri maupun di Kampus (red-sekolah tinggi, akademi dan universitas), menjelaskan dua tujuan dari pendidikan ini.

Rani MHI copy.jpgYang pertama ialah ini sudah menjadi bagian kerja-kerja MHI yang memang harus dilakukan, guna untuk eksistensi oraganisasi sendiri, terutama melestarikan Lingkungan Hidup baik secara adil dan berkelanjutan, dan langkah pendidikan ini mendorong agar MHI terus regenerasi karena mahasiswa yang sudah tamat tentu tidak relevan lagi untuk menyandang keanggotaan aktif MHI.

Dan yang kedua ialah secara Eksternal, yaitu untuk menyikapi laju kerusakan Alam dan Lingkungan yang semakin Massive (red-besar), baginya ini tampak terjadi dari kebijakkan pemerintah yang berorientasikan eco fascist dan eco developmentalist, yang sangat merugikan rakyat pada umumnya.

“Seperti kebijakan pemerintah yang mengusur Ruang terbuka hijau, menimbun kolam rentensi demi pembangunan hotel atau perkantoran (red-eco-fascist), kebijakan pemerintah yang memberikan izin kepada perusahaan HTI (red-hutan tanaman industry), Perkebunan Sawit di lahan-lahan pangan, hingga lahan kehidupan masyarakat yang sudah dikelola secara turun-temurun (red-eco developmentalist)” tutupnya memaparkan.

Rani MHI lagi copy.jpg(HK/^)

#Pendidikan Hijau Tingkat Dasar MHI #Pendidikan Tingkat Lanjut MHI #Pendidikan di Sekret MHI Sumsel #Pendidikan di Gunung Dempo Pagar Alam #Membangun Generasi Eco Populism
3 years ago, by hans ang
Category : BERITA PILIHAN, OPINI DAN ARTIKEL, SOSIAL, PENDIDIKAN

Artikel/Berita Terkait :

Kontak Informasi LibMagz.com

Redaksi : info[at]libmagz.com
Follow Us :