Ingin menjadi orang Kaya, ini dia 24 Prinsip Miliarder yang harus anda baca

By : hans ang - LibMagz, 2017-01-11 14:18:13+07

Miliarder 1.jpgPROGRESS, LibMagz.com- Hallo pembaca LibMagz.com, kali ini redaksi akan menyampaikan beberapa Tips ataupun Prinsip Miliader menurut Tung Desem Waringin, siapa yang tidak kenal dengan Tung Desem Waringin, seorang Pembisnis sukses dan Motivator handal ini selalu muncul dengan motivasi-motivasinya yang segar.

Tepatnya hari sabtu (7/1/2016) redaksi mengulas dan memberikan ringkasan motivasi yang ditulis Tung Desem Waringin yang bertemakan “24 Prinsip Miliader yang mencerahkan”, prinsip-prinsip yang mengubah anda dari posisi sekarang menuju posisi yang anda inginkan dengan lebih cepat dan lebih dasyat.

Didalam tulisan tersebut tung desem waringin menuliskan ada 24 prinsip miliader, apa-apa saja prinsip itu, berikut ulasannya:

1. Membuat Nilai Tambah

Ia menyampaikan bahwa nilai tambah disini ialah nilai hidup, yang juga merupakan nilai tambah, bahwa ketika orang hidup itu merupakan nilai standard, sama halnya ketika orang jujur dan itu juga merupakan nilai strandard seseorang, dan tentu setiap orang memiliki nilai standard yang berbeda-beda.

Terlepas dari nilai standard, Motivator handal ini mengajak setiap orang untuk memiliki nilai tambah dibandingkan orang lain, seperti membuat niai dari hal tidak ada menjadi ada, baginya ketika nilai tambah itu ada maka orang-orang akan menjadi kaya.

2. Faktor Kali

Bagi Tung Desem Waringin, orang-orang kaya menggunakan nilai tambah dan faktor kali, faktor kali disini seperti sesuatu yang memiliki multi efek, baik itu Yayasan, personal, perusahaan, Negara, teknologi ataupun media massa. Ia menganalogikan sebuah bengkel yang menggunakan karyawan tambahan lalu memperluas bengkelnya, selain itu bengkel tersebut menggunakan teknologi sehingga mampu melayani dengan cepat.

3. Peluang ada dimana-mana

Tung Desem Waringin menganalogikan peluang ada dimana-mana dengan sebuah Wallpaper yang kita lihat, dari wallpaper itu kita tentu berpikir ada orang yang mendapatkan uang dari wallpaper tersebut, baginya peluang itu ada dimana-mana dengan membuka mata dan pikiran, yang melihat peluang itu ada ialah dengan pikiran.

4. Be, Do, Have

Menurut Tung Desem Waringin banyak orang yang ingin cepat kaya, artinya ingin segera “have” saja, ingin mempunyai saja, ia mencontohkan petinju dunia Make Tyson yang kaya tetapi setelah petinju kelas dunia ini berumur 40 tahun ia menyatakan telah bangkrut. Hal ini terjadi karena hampir setiap orang hanya ingin mempunyai dahulu, tidak ingin Menjadi atau “Be” dahulu dan melakukan “Do”. Ia menambahkan bahwa orang-orang kaya tahu persis bahwa dia perlu menjadi kaya didalam pikiran terdahulu, baik secara sikap keseharian, tindakan, setelah itu dia baru bisa benar-benar memiliki kekayaan.

“Be” disini berarti menjadi yang artinya bisa saja ketika ingin kaya kita tentu harus memiliki pemahaman dan kebisaan orang kaya pada saat pertama kali berusaha, seperti selalu belajar, membuat nilai tambah dan kebiasaan berinvestasi dengan benar. Dan “Do” disini ialah pengertian yang tidak menunda-nunda sesuatu, jika plan sudah direncanakan matang maka lakukan, “Do” juga bisa berarti mempunyai prinsip menunda kesenangan sementara waktu. Jika hal tersebut sudah dilakukan dengan benar tentu “Have” mempunyai atau menjadi kaya akan terwujud.

5. Belajar Bukan Menyalahkan (BEJ)

BEJ singkatan dari “B” Blame atau menyalahkan orang lain, “E” Excuses beralasan dan “J” Justify menghakimi. Artinya nya menyalahkan orang dilingkungannya dan sekitarnya, seperti menyalahkan temannya, menyalahkan Negara, menyalahkan Presiden ataumungkin menyalahkan orang tuanya.

Dan menurut Tung Desem Waringin prinsip miliader selalu belajar bukan menyalahkan, ketika seseorang belum berhasil seharusnya mereka bertanya apa yang harus dipelajari. Agar bisa lebih hebat, lebih kaya, lebih pintar, lebih cerdas, lebih kuat, lebih harmonis, atau lebih dari apapun, sehingga orang tersebut maju selangkah lebih baik dibandingkan orang-orang yang hanya menyalahkan.

6. Alam Semesta itu Berlimpah, tidak ada kekurangan, kecuali didalam pikiran kita sendiri

Tung Desem Waringin menegaskan bahwa benar bahwa apa yang ada di alam semesta ini memiliki banyak sumber kekayaan, baik Sumber Daya Alam yang ada di Darat, Samudra ataupun yang berada diatas langit, seperti Matahari yang bisa dimanfaatkan dan salah satu contohnya ialah Energy Surya.

Ia pun meminjam Anekdot dari Robert T Kiyosaki yang berbunyi “tolong pastikan ketika kita mengambil air dari samudra tadi atau kekayaan tadi, please deh… setidaknya anda bawa ember”, ya sebenarnya bisa di pastikan bahwa mengapa orang-orang terdahulu tidak begitu kaya, kalau kita analogikan bahwa orang terdahulu mengambil air hanya dengan sendok saja, bukan menggunakan ember.

Jika mempersiapkan sesuatu hal dari awal dengan hal yang besar mudah-mudahan ketika menjadi Kaya, anak cucupun akan ikut merasakannya.

7. Mereka yang memberi, Pasti menerima

Di bagian ini mungkin sebagian orang akan memberikan pandangan yang berbeda-beda, tetapi jika ditarik dari pembelajaran agama seperti Islam atau yang lainnya, redaksi pikir pasti jawabannya ialah orang memberi akan mendapatkan hasil pula. Tung Desem Waringin agaknya memahami bahwa memberi pasti menerima, prinsip ini tentu hasil dari pengalamannya sendiri, baginya mendapatkan kekayaan dengan sangat cepat dengan cara memberi nilai tambah, dan itu akan membuat kita semakin banyak menerima uang, tentu ini juga bagian dari nilai tambah. Setelah memberi kita akan menerima benefit berikutnya.

8. Win – Win

Tung Desem Waringin menggambarkan bahwa ada yang “Win” untuk dirinya sendiri kemudian barulah “Win” mengarah ke orang lain, tapi baginya yang bagus ialah “Win” untuk orang lain terdahulu dan selanjutnya “Win” menunjukan kepada diri sendiri. Yang terpenting ialah mencari ide agar yang lain bisa “Win” dan diri sendiri juga bisa “Win” tentunya menghasilkan uang yang sangat banyak.

9. Selalu Open Mind atau Terbuka

Didalam perinsip ini Tung Desem Waringin menggambarkan agar setiap kita yang ingin menjadi kaya haruslah memiliki pemikiran yang terbuka dan menikmatinya, ia mencontohkan bagaimana ia mentraktir orang-orang yang lebi kaya dari dirinya, tetapi selanjutnya ia memberikan berbagai pertanyaan yang bisa membuka pikirannya atas berbagai ide-ide baru, begitupun ia bertemu dengan Robert T Kiyosaki yang memberikan pemahaman yang selama ini luput dari pemikirannya.

10. Kata – kata berkuasa

Bagi Tung Desem Waringin kata-kata itu berkuasa, yang artinya ketika kita menggunakan kata-kata positif, tanpa sadar kita pun menjadi positif dan emosi kita menjadi lebih baik, tentunya ketika take action kita akan lebih baik.

11. Anda adalah Kekayaan anda

Motivator Tung Desem Waringin mengajak kita untuk menyadari bahwa diri kita sendiri ialah kekayaan bagi kita sendiri, kita bisa menyadari bahwa apa yang kita miliki seperti mata, telinga, tangan, kaki, kepala, hidung dan organ-organ tubuh dalam kita, merupakan kekayaan bagi kita sendiri yang harganya tidak ternilai, karena secara sederhana kita dapat melakukan apapun demi mendapatkan kekayaan yang lain dengan menggunakan kekayaan yang ada pada diri kita sendiri.


12. Kekayaan adalah kebebasan

Baginya banyak orang yang terjebak dengan berbagai istilah kekayaan dan berbagai permainan kata-kata dan maksud dari Kekayaan itu sendiri, bagi Tung Desem Waringin Kekayaan adalah kebebasan terlepas orang lain mengartikan secara berbeda, karena dengan Kekayaan kita lebih banyak melakukan kesempatan terbaik lebih sangat baik, seperti mampu beramal lebih banyak, memakan makanan yang sehat dan kita bisa memilih dokter yang lebih baik untuk berobat.

13. Segala Sesuatu dimulai dari Impian

Tung Desem Waringin menggambarkan bahwa yang ada pada dunia hari ini merupakan impian-impian para pendahulu, yang memiliki ide dan merencanakan impian ini terwujud, hal ini terjadi bagi Tung Desem Waringin karena orang-orang terdahulu berani mempunyai mimpi yang besar, terus berpikir mulai dari mimpinya dan menyusun rencana untuk mencapai apa yang ia impikan.

14. Kejelasan adalah Kekuasaan, Kejelasan adalah Kekuatan

Bagi Tung Desem Waringin semakin jelas impian kita, semakin kita bisa berpikir dan kita merasakan, akan lebih parah jika orang tidak bisa merasakan impian mereka sendiri, seperti orang yang ingin kaya tetapi kaya seperti apa dia sendiri tidak tahu, bagi Tung Desem Waringin haruslah mampu adanya kejelasan sebagai contoh ialah menuliskan 10 Miliyar didalam buku tabungannya. Ia pun tidak melarang ingin menuliskan kejelasan impian seperti apa, asalkan setiap orang memiliki goal yang jelas.

15. Pilih yang menghasilkan, Lalu Pilih yang anda Sukai, dan akhirnya Pilih yang mudah

Dalam hal ini Tung Desem Waringin mengajak kita untuk memilih Goal, baik itu goal keuangan, goal kesehatan, ataupun goal intelektual, karena kebanyakan orang mencari hal yang lebih mudah walaupun hal tersebut bukanlah sesuatu yang ia sukai, dan hal tersbeut belum tentu menghasilkan sesuatu yang memuaskan.

16. Imajinasi lebih unggul dari Kemauan

Tung Desem Waringin menyampaikan bahwa dokter Perancis bernama Emile Que menyampaikan "Ketika kemauan bertentangan dengan Imajinasi, pasti imajinasi yang lebih unggul", dan Mark Victor Hansen didalam bukunya One Minute Millionaire menjelaskan ketika seorang anak diberitahu "tidak ada monster dikolong. tenang saja, tidak ada monster ditempat tidur" tetapi ketika lampu kamar dipadamkan, imajinasinya menggila dan akhirnya anak tadi ketakutan, jika niatnya ingin menenangkan anak tersebut semestinya menggunakan Logika, sampaikan saja "jangan khawatir sayang, monster-monster dirumah kita bukan tipe monster yang melukai anak-anak, ayah ibu membiarkan masuk monster-monster yang melindungi anak-anak. tenang saja, yang dibawah ini adalah yang sangat baik yang akan melindungi kamu. kita yang dewasapun tidak ada bedanya , dan monster yang kita bayangkan itupun tidak kalah menyeramkan dibanding monster pada waktu kecil.

contoh lain pernahkan anda berpikir "saya tahu kalau saya kenalan dengan orang ini, hidup saya bisa jadi lebih sukses", tetapi kemudian anda menahan diri, anda takut ditolak, Tentu kita semua pernah melakukan.Ini yang terjadi: kita benci sekali tampak seperti orang bodoh, kita benci sekali ditolak. Tapi kesakitan ditolak ini hanya imajinasi saja. Nah kalau imajinasi kita adalah ditolak seperti itu, ubahlah imajinasi itu. Kita bisa bayangkan bahwa ternyata kalau kita diterima, ternyata kita nikmat sekali. Dan kalo kita bayangkan ditolak, kita bayangkan "Ah cuma biasa saja", atau "Kalau ditolak saya senyum saja dan dia juga tersenyum" atau bayangkan "kalau ditolakpun, dia akan menolaknya juga sangat lembut".

Setelah itu kita bayangkan juga kalau dia menerima: "Wow, kita akan sangat - sangat sukses, dan sangat - sangat luar biasa sukses jauh dari hari ini", maka kita akan berani minta bantuan, kita akan berani mengajukan kerjasama dengan orang - orang terbaik di dunia, dan kita berani belajar dari orang - orang yang terbaik di dunia. Jadi sesuai dengan prinsip ke - 16 ini bahwa imajinasi lebih unggul dari kemauan, maka mari kita bayangkan skenario yang terbaik, film - film yang terbaik, proyeksikan hasil - hasil yang sebaik mungkin. Dengan imajinasi seperti itu kita menjadi lebih bersemangat.

17. Pertanyaan yang Benar menghasilkan Jawaban yang Benar

Maksud Tung Desem Waringin prinsip ini berhubungan dengan Imajinasi, untuk menghindari prasangka-prasangka negatif. ia mengajak agar orang yang ingin sukses untuk memulai pertanyaan yang benar untuk menghasilkan jawaban yang besar, contohnya supaya imajinasi kita benar, bertanyalah dengan benar. Pertanyaan yang benar menghasilkan jawaban yang benar. Kita tanya kepada diri kita "kalau saya tidak mulai hari ini, ruginya apa? Kalo saya mulai hari ini, untungnya apa?" Supaya kemungkinannya berhasil lebih tinggi apa yang harus saya siapkan? Supaya kemungkinannya berhasil lebih tinggi siapa yang harus saya ajak kerjasama? Supaya kemungkinannya berhasil lebih tinggi, apa yang harus saya pelajari terlebih dahulu?

18. Apapun yang terjadi di Dunia ini, tidak ada artinya sampai kita yang memberikan arti

Menurut Tung Desem Waringin, Apapun yang terjadi didunia ini, tidak ada artinya sampai kita yang memberi arti. Jadi pastikan, entah kegagalan kita, ataupun ceritanya, cerita - cerita jelek ini yang terjadi, atau suatu hal yang tidak baik, yang pasti selalu ada dalam hal hidup ini, kejadian - kejadian yang kita tidak inginkan. Pastikan kita memberi arti terhadap kejadian tadi sehingga kita besok menjadi lebih baik karena kejadian hal itu. bimbinglah menggunakan pertanyaan seperti jurus yang ke 17 tadi: "Apa yang harus pelajari dari kejadian ini, yang akan membuat saya besok jadi yang lebih baik?". Atau kita harus tanya "Apa yang harus kita pelajari karena kejadian ini yang akan membuat saya besok jadi yang lebih baik, lebih kuat, lebih hebat, lebih kaya, lebih harmonis, atau lebih apapun?"

19. Harmoniskan 3 Hal ini antara Keinginan, Keyakinan dan Cara Kerja

Bagi Tung Desem Waringin antara keinginan, keyakinan dan cara kerja haruslah harmonis, karena untuk menjadi kaya kita harus sudah sangat memastikan bahwa kita harus menginginkan kekayaan tersebut, kalau kita benar mempunyai keyakinan yang tepat itu akan mampu tercapai. Salah satu contohnya, Ketika orang mempunyai money blue print, atau mempunyai keyakinan yang salah di dalam hatinya, bahwa "Orang kaya itu adalah pelit, orang kaya itu adalah kikir, orang kaya itu adalah sengsara", akibatnya dia itu tidak mau kaya, karena otaknya hanya mencari nikmat dan menghindari sengsara. Atau dia membicarakan bahwa "orang kaya itu pasti dengan cara merugikan orang lain", kalau sudah begini sudah dipastikan bahwa Keinginan, Keyakinan dan Cara kerjanya tidak harmonis.

20. Otak kita bagaikan magnet: "Toughts Become Things"

“What we think become things, Talk become takes". bagi Tung Desem Waringin rahasia yang paling dahsyat didalam alam semesta ini, dari seluruh ahli - ahli yang luar biasa kaya, sukses dan terkenal didunia ini adalah satu saja yaitu Rahasia Pikiran: Pikiran menjadi benda. Kalau tidak percaya, coba lihat sekitar kita bahwa Apapun yang dibuat oleh manusia ataupun yang ada sentuhan manusia, baik itu hotel yang besar, pabrik, alat komunikasi, alat transportasi. semuanya berawal dari dalam pikiran manusia, akhirnya menjadi benda. Apapun yang kita pikirkan, apapun yang memenuhi dalam pikiran kita, akan Menjadi. Kalo kita berpikir sesuatu hal yang indah maka terjadilah keindahan tadi. Kita berpikir kekayaan kita akan mendapat kekayaan tadi.

21. Ketuklah maka pintu akan dibukakan

Selalu ingat ada peribahasa "Ketika muridnya siap, gurunya datang". Ketika kita berjuang, mendadak banyak sekali yang membantu kita. Dikatakan oleh Buckminster Fuller "Ketika kita bertekad untuk mencapai sesuatu hal yang baik untuk diri kita, baik untuk orang banyak, baik untuk alam semesta, baik untuk Tuhan, Selalu disaat - saat kritis tidak pada waktu yang lain, selalu disaat - saat kritis alam semesta akan mendukung kita untuk mencapai hal - hal yang kita inginkan".

Buckminster Fuller adalah guru yang sangat-sangat dihormati oleh Robert Kiyosaki, sangat dihormati oleh Mark Victor Hansen yang mengarang buku One Minute Millionaire, yang mengarang Chicken Soup For The Soul bukunya laku 100 juta buku. Bahkan Mark Victor Hansen pun pernah menjadi Driver (Sopir) Pembantu Umum Asisten dari Buckminster Fuller, orang - orang yang sangat bijaksana ini, yang ahli fisika ini. Dan persis kata - kata yang sama juga dikatakan oleh Prof. Yohanes Surya, ahli fisika di Indonesia yang sangat - sangat ilmiah. Dia mengatakan bahwa ada "Mestakung" yaitu semesta mendukung, dimana ketika kita dalam titik kritis dan selalu didalam titik kritis, alam semesta akan selalu mendukung Anda untuk mencapai perubahan yang Anda inginkan.

22. Berbagi artinya memiliki lebih

Banyak orang - orang mempunyai prinsip "ketika saya kaya saya akan berbagi". Tapi Milyader yang mencerahkan mempunyai prinsip yang terbalik yaitu "ketika dia mulai memberi, maka dia akan jadi lebih". Ini yang menarik, kelihatannya bertolak belakang. Ketika kita mulai membagikan harta kita,
ternyata kita merasa bagus dan kita merasa baik, akibatnya otak kita menjadi magnit, kita merasa berlimpah dan otak kita menjadi magnit, dan akhirnya kita berlimpah sungguhan. Pernahkah Anda memberikan kepada pengemis, entah Rp. 10.000 atau bahkan Rp.100.000. Tes, dan lakukan. Ada yang menyenangkan ketika kita beri. Betul Rp. 10.000 atau Rp. 100.000 tidak akan membuat kita menjadi miskin. Tapi kita membuat diri kita merasa jauh lebih kaya dan bahagia, sehingga kita bisa memberikan dengan tulus kepada orang lain. Dan ketika kita feel good, kita merasa lebih baik, kita merasa lebih, Alam semesta akan mendukung kita benar - benar menjadi lebih.

23. Tidak nyaman berarti kita sedang tumbuh

Tung Desem Waringin menyampaikan bahwa ada penelitian di sebuah falkutas yang menjeskan ulat yang mau menjadi kepompong, pada waktu ulat mulai keluar dari kepompongnya untuk menjadi kupu - kupu, proses ini dipermudah. Pada waktu itu dipermudah, dibukain kepompongnya dan akibatnya apa yang terjadi? Kupu - kupu tadi jatuh dan dia mati, dan dia tidak bisa terbang. Ternyata di design oleh alam semesta, pada waktu dia mau keluar dari kepompongnya, dia merasa tidak nyaman. Dia bersusah payah ketika dia begerak dan mendorong seperti ketidaknyamanan tadi, ternyata itu membuat aliran-aliran istilahnya zat-zat yang penting di dalam sayapnya sehingga sayap dari kupu-kupu tadi siap dan kuat untuk digerakkan sehingga kupu-kupunya bisa terbang.

Dan ternyata kalau dipermudah hasilnya ternyata malah membuat kupu-kupu tadi mati. Setiap penghancuran, itu adalah proses dari satu penciptaan. Ketidaknyamanan itu adalah awal dari kita tumbuh menjadi lebih baik. Ketika orang mau tumbuh, ototnya menjadi lebih besar, ketika dia latihan angkat Barbel dari 1 (satu) sampai 10 (sepuluh), itu sudah paling berat. Ototnya pada hitungan keberapa akan tumbuh? Bukan, bukan kesepuluh, tapi keduabelas, ketigabelas atau bahkan keenambelas baru dia tumbuh. Ketika ia keluar dari zona nyaman dan menuju kesebelas, duabelas dengan sekuat tenaga, yang terjadi adalah ototnya bertambah besar. Nah ketika kita mengalami satu tantangan di dalam hidup ini selalu pegang prinsip ini: Ketika saya merasa tidak nyaman berarti saya akan lebih baik karena hal ini. Tidak Nyaman Berarti Tumbuh.

24. Harus terus belajar dan berkontribusi untuk Bangsa, Negara dan Alam Semesta

Tung Desem Menyampaikan bahwa secara pribadi dia juga belajar, ia curahkan waktu untuk belajar yang terbaik di dunia termasuk Bob Proctor, Anthony Robbins, Robert Kiyosaki, Jay Abraham, Robert G. Allen, Mark Victor Hansen, Jim Rhon, yang hingga detik ini berkomitmen untuk belajar, dan yang terakhir saya belajar kepada T Harv Ekker, apa lagi ketika kita berkontribusi untuk bangsa, negara dan alam semesta banyak hal yang bisa dilakukan dan kalau kita terus mau belajar, kita waspada, terbuka pikirannya (bedanya dengan OPEN MIND adalah kita hanya menyaksikan) disini kita akan menyadari banyaknya peluang. Dan setelah ada peluang kita harus belajar untuk menangkap peluang tadi.

tung-desem-waringin copy.jpg

oke, demikian 24 Prinsip yang kami rangkum didalam pembahasan ini semoga bermanfaat dan di awal tahun bahkan ditahun-tahun berikutnya pembaca LibMagz.com bisa lebih sukses lagi, sampai jumpa di tulisan berikutnya.

(Sumber: 24 Prinsip Miliarder Yang Mencerahkan by Tung Desem Waringin)

(AK/7^)

#24 Prinsip Miliader menurut Tung Desem Waringin #yang ingin menjadi kuses wajib baca #Prinsip yang akan mengubah hidup anda #orang sukses dan open mind #orang kaya dan berkontribusi untuk Bangsa #Negara dan Alam Semesta #Prinsip yang sangat berharga
3 years ago, by hans ang
Category : BERITA PILIHAN, OPINI DAN ARTIKEL, PERNIK, SOSIAL, EKONOMI, GAYA

Artikel/Berita Terkait :

Kontak Informasi LibMagz.com

Redaksi : info[at]libmagz.com
Follow Us :