6 Gejala gangguan kesehatan anak yang perlu disikapi serius

By : hans ang - LibMagz, 2017-07-31 10:43:55+00

anak sakit.png

Jakarta, MagzHealthy- Banyak ragam gangguan kesehatan anak hingga jenis penyakit anak, namun ada beberapa gejala yang perlu di sikapi oleh orang tua, keluarga dan masyarakat secara serius, gejala gangguan kesehatan anak ini bisa saja terjadi pada anak yang berusia balita hingga belasan tahun (red-definisi anak menurut undang udang dibawah usia 18 tahun), sering kali tidak begitu di kenali oleh masyarakat umum, padahal gejala penyakit ini akan berdampak buruk bagi kondisi anak. Kali ini redaksi akan menyampaikan 6 gejala gangguan kesehatan anak yang mesti ditanggapi secara serius.

  1. Muntah dan Diare
    Gejala gangguan kesehatan anak ini kerap terjadi pada bayi ataupun balita dan ketika muntah dan diare terjadi ada baiknya segera di bawa ke dokter atau unit gawat darurat, anda bisa memeriksa popok balita atau bayi, jika masih dalam keadaan kering dan tidak membuang air kecil kemungkinan besar mengalami dehidrasi, bayi ataupun balita yang mengalami muntah, diare serta tanda dehidrasi ini akan mampu mentoleransi diare besat selama 12 Jam saja. Segera disikapi secara serius gejala gangguan kesehatan anak ini sebelum muntah atau tinja anak menjadi tampak berbeda, seperti adanya darah, cairan empedu yang berwarna hijau pada muntahan anak.
  1. Demam tinggi
    Keadaan demam tinggi merupakan gangguan kesehatan anak yang perlu ditanggapi secara serius, walaupun demam yang terjadi pada anak memang tidak harus segera di bawa kerumah sakit ataupun dokter, karena tidak selalu dibutuhkan terlebih hanya mengalami demam biasa, demam berarti suhu tubuh lebih dari 38 ºC, dan ini dapat diketahui dengan memasukan termometer kedalam anus anak, dan pada anak balita ataupun yang lebih besar ini dapat dilakukan dengan menempelkan termometer dibawah ketiak anak, agar lebih kurat tambahkan 0,1 ºC. gejala demam biasa ini bisa ditangani dengan mengkompres anak, jika panas anak lebih dari 38,3 ºC ada baiknya orang tua membeli obat di apotik terdekat.

    Lebih disarankan membawa anak ke dokter yang berusia 2 tahun atau lebih itupun jika suhu anak mencapai 40 ºC atau lebih, pada kondisi ini anak akan tampak lemah, bahkan demam bisa berlangsung selama 4 hari, dan ada baiknya yang mengalami gangguaan kesehatan anak ini segera dibawa ke dokter, terlebih usia anak kurang dari 2 tahun.
  1. Gangguan saluran cerna
    Gejala kesehatan anak ini biasanya terjadi pada anak yang mengalami keracunan makanan atau disebut dengan gastroenteritis atau lebih dikenal dengan flu usus, gejala gangguan ini tidak ada hubungannya dengan penyakit influenza, anda dapat mengetahui gejala ini dengan memperhatikan berapa kali dan berapa banyak anak muntah dan diare, keadaan inilah penyebab dehidrasi. Umunya ahli kesehatan menyaranka memberikan oralit dirumah dan penanganan ini pun berbeda-beda tergantung dari usia anak. Jika ganguan kesehatan anak memampakan kondisi yang semakin memburuk, seperti buang air kecil hanya sedikit dan kondisi tubuh anak lemah, segeralah bawa ke rumah sakit atau unit gawat darurat.
  1. Nyeri kepala berat
    Cara untuk mengetahui gejala gangguan kesehatan anak ini anda cukup menanyakan kepada anak secara langsung, biasanya balita akan menjawab pertanyaan anda tersebut, dan bagaimana jika kondisi ini dapat dipahami oleh balita atau bayi yang belum mampu bicara, dan kondisi ini akan anda pahami apakah kondisi nyeri kepala berat atau tidak begitu berat, dengan memperhatikan anak tidak bisa makan, bermain atau bahkan menonton televise, jika gejala gangguan kesehatan anak yang anda saksikan secara langsung seperti ini, maka disarankan menghubungi atau membawa anak ke dokter.

    Gejala gangguan kesehatan anak ini umumnya dikarenakan oleh penegangan otot-otot kepala dan leher, ini akan tampak adanya penurunan kesadaran, penglihatan menjadi kabur hingga sempoyongan saat berjalan kaki, terlebih nyeri kepala yang disertai dengan demam, ruam, muntah, penurunan kesadaran hingga kaku leher, jika gejala gangguan kesehatan anak terlihat pada kondisi nyeri kepala dan beberapa tanda kondisi lainnya, maka disarankan segera mengevauasi anak ke unit gawat darurat.
  1. Ruam
    Gejala ganggguan kesehatan anak seperti ruam ini akan tampak menghilang jika ditekan dengan jari tangan, pada bayi atau balita akan muncul tanda bintik-bintik merah di wilayah tubuh, seperti pada dada, lengan, punggung atau pada kaki yang biasanya tidak memudar walau ditekan jari. Dan umumnya ruam tidak muncul pada wajah ataupun leher, jika disertai dengan batuk ataupun muntah itu bukan pertanda kondisi yang berbahaya. Yang perlu diperhatikan ialah ruam yang muncul pada wilayah dada, punggung, lengan dan kaki, ini merupakan gejala gangguan penyakit anak yang dapat menjadi infeksi serius, seperti meningitis atau penyakit kelaianan pada darah ataupun pembuluh darah, sebelum gejala penyakit anak ini semakin membajayakan segeralah bawa anak ke dokter.
  1. Gangguan pernapasan
    Gangguan pernapasan ini merupakan gejala penyakit anak yang bisa terjadi pada anak pada usia berapapun, tetapi kerap terjadi pada bayi. Jika bayi yang mengalami gangguan pernapasan ini biasanya menghirup dan menghembuskan napas dengan tempo yang cepat, dan bagian tengah dada akan terlihat tertarik ke dalam, jika sela-sela antara dua tulang rusuk tampak tertarik ke dalam, dan kondisi ini terjadi setiap kali bayi atau balita menarik napas, ini merupakan gejala penyakit anak yang perlu ditanggapi secara serius dan disarankan membawa anak ke rumah sakit.

Demikianlah 6 gejala gangguan kesehatan anak yang perlu disikapi serius oleh orang tua, keluarga dan masyarakat, yang kami rangkum didalam artikel ini. Semoga masyarakat umum dapat memahami beberapa gangguan kesehatan anak yang mesti ditanggapi secara serius.

(berbagai sumber)
(AS Ang/*)

#anaksakit #gejalapenyakit #tandapenyakit #perludisikapi #tanggapiserius #demamtinggi #gangguankesehatan #kesehatananak
5 months ago, by hans ang
Category : BERITA PILIHAN, OPINI DAN ARTIKEL, SOSIAL, KESEHATAN

Artikel/Berita Terkait :

Kontak Informasi LibMagz.com

Redaksi : info[at]libmagz.com
Follow Us :